Tujuan Pembelajaran Khusus :

1. CGP membuat kesimpulan (sintesis) dari keseluruhan materi yang didapat, dengan beraneka cara dan         media

2.  CGP dapat melakukan refleksi bersama fasilitator untuk mengambil makna dari pengalaman belajar           dan mengadakan metakognisi terhadap proses pengambilan keputusan yang telah mereka lalui dan             menggunakan pemahaman barunya untuk memperbaiki proses pengambilan keputusan yang                     dilakukannya.

Kegiatan Pemantik

“Mengajarkan anak menghitung itu baik, namun mengajarkan mereka apa yang berharga/utama adalah yang terbaik” (Teaching kids to count is fine but teaching them what counts is best).Bob Talbert

Dari kutipan di atas, apa kaitannya dengan proses pembelajaran yang sedang Anda pelajari saat ini?

Kutipan diatas menjelaskan bahwa Pendidikan bukan hanya transfer knowledge yang mengajarkan dan menumbuhkan kemampuan akademik adalah suatu hal yang penting namun membentuk karakter dan moral jauh lebih penting karena pada abad 21 ini terjadi krisis moral sehingga pemberdayaan kodrat atau potensi siswa diarahkan untuk membangun karakter pribadi hal ini sesuai dengan filosofi Ki Hajar Dewantara bahwa pendidikan "menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak itu, agar mereka sebagai manusia dan anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi- tingginya”. Kaitan antara kutipan tersebut proses pembelajaran yang sedang saya pelajari saat ini adalah sebagai pemimpin pembelajaran kita harus mengedapankan etika dan nilai - nilai kebajikan universal sebagai dasar pengambilan keputusan sehingga dalam pengambilan keputusan kita harus selalu berpihak pada murid dan bertanggung jawab.

Bagaimana nilai-nilai atau prinsip-prinsip yang kita anut dalam suatu pengambilan keputusan dapat memberikan dampak pada lingkungan kita?

Terdapat tiga prinsip dalam pengambilan keputusan yang kita anut yaitu berpikir berbasis hasil akhir, berpikir berbasis peraturan, berpikir berbasis rasa peduli. Ketiga prinsip tersebut dapat kita gunakan sesuai dengan kondisi yang kita hadapi, namun apapun prinsip yang digunakan haruslah sesuai dengan nilai - nilai kebajikan universal yang berpihak pada murid dapat dipertanggungjawabkan sehingga memberikan dampak pada lingkungan baik jangka panjang maupun jangka pendek sehingga akan tercipta lingkungan yang aman, nyaman, tanpa adanya perselisihan.

 Bagaimana Anda sebagai seorang pemimpin pembelajaran dapat berkontribusi pada proses pembelajaran murid, dalam pengambilan keputusan Anda?

Sebagai seorang pemimpin pembelajaran kita harus mengetahui dan peka terhadap kebutuhan murid atau segala fenomena yang terjadi disekolah sehingga kita dapat berkontribusi dalam pengambilan keputusan terutama dalam proses pembelajaran murid. Keputusan yang kita ambil haruslah selalu berpihak pada murid, bersumber dari nilai - nilai kebajikan dan bertanggung jawab, sehingga secara tidak langsung kita sebagai pemimpin pembelajaran menjadi role model atau teladan bagi murid dalam pengambilan keputusan yang bijak dan bertanggung jawab. Kontribusi pemimpin pembelajaran adalah menciptakan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan murid dalam hal ini pembelajaran differensiasi dan terintegrasi pembelajaran sosial emosional sehingga murid akan terbentuk kompetensi sosial emosional dan merasa dihargai.

Menurut Anda, apakah maksud dari kutipan ini jika dihubungkan dengan proses pembelajaran yang telah Anda alami di modul ini? Jelaskan pendapat Anda.

Education is the art of making man ethical.

( Pendidikan adalah sebuah seni untuk membuat manusia menjadi berperilaku etis )

Georg Wilhelm Friedrich Hegel

Maksud dari kutipan adalah bahwa pendidikan merupakan proses untuk membentuk manusia yang berprilaku sesuai dengan norma dan nilai - nilai kebajikan universal. sehingga dengan pendidikan akan tercipta generasi yang memiliki kebajikan. Hal ini merupakan tugas kita sebagai pemimpin pembelajaran yaitu mengembangkan prilaku etis murid yang baik. Dalam modul ini kita mempelajari tentang pengambilan keputusan berdasarkan nilai - nilai kebajikan sebagai pemimpin pembelajaran pengambilan keputusan haruslah berpihak pada murid, bersumber pada nilai - nilai kebajikan universal, bertanggung jawab sehingga secara tidak langsung guru adalah teladan bagi murid.

Koneksi Antar Materi

Bagaimana filosofi Ki Hajar Dewantara dengan Pratap Triloka memiliki kaitan dengan penerapan pengambilan keputusan sebagai seorang pemimpin?  

Pratap Triloka Ki Hajar Dewantara

Ing Ngarso Sung Tulodho : Filosofi ini menegaskan sebagai pemimpin pembelajaran hendaknya menjadi teladan yang bijak dalam pengambilan keputusan.

Ing Madya Mangun Karso : Filosofi menegaskan pengambilan keputusan hendaknya mampu memberdayakan dan membangun kerukunan di lingkungan sekolah.

Tut Wuri Handayani : Filosofi menegaskan pengambilan keputusan hendaknya mampu mendorong kolaborasi dan meningkatkan potensi murid.

Bagaimana nilai-nilai yang tertanam dalam diri kita, berpengaruh kepada prinsip-prinsip yang kita ambil dalam pengambilan suatu keputusan?

Nilai - nilai kebajikan yang sangat mempengaruhi kebijakan kita dalam pengambilan keputusan adalah keadilan,jujur, empati dan tanggung jawab

Adil berarti menempatkan sesuatu sesuai dengan porsinya.

jujur berarti kesesuain antara ucapan dan perbuatan

empati berarti kemampuan untuk menempatkan diri sendiri di posisi orang lain dan merasa apa yang mereka rasakan.

Tanggungjawab artinya mampu menanggung resiko dan keputusan yang telah kita ambil.

Nilai ini harus ditanamkan sejak dini dan dibudayakan dilingkungan sekolah agar murid kelak menjadi orang yang bijak dalam pengambilan keputusan.

Bagaimana materi pengambilan keputusan berkaitan dengan kegiatan " coaching " ( bimbingan ) yang diberikan pendampingan atau fasilitator dalam perjalanan proses pembelajaran kita, terutama dalam pengujian pengambilan keputusan yang telah kita ambil ? Apakah pengambilan keputusan tersebut telah efektif, masihkan ada pertanyaan - pertanyaan dalam diri kita atas pengambilan keputusan ? Hal - hal ini tentunya bisa dibantu oleh sesi " coaching " yang telah dibahas pada sebelumnya.

Salah satu tujuan coaching adalah menggali lebih dalam lagi potensi yang dimiliki oleh coachee ( guru ). Melalui proses coaching akan terjadi pengambilan keputusan yang mengarah pada hal - hal yang positif  yang artinya pengambilan keputusan yang diambil akan berpihak pada murid dan tentunya sesuai dengan nilai - nilai kebajikan universal.

Melalui kegiatan coaching, pengambilan keputusan yang diambil berasal dari potensi yang dimiliki oleh seseorang sehingga keputusan tersebut dapat dipertanggungjawabkan sehingga akan terwujud well being dalam ekosistem sekolah.

Bagaimana kemampuan guru dalam mengelola dan menyadari aspek sosial emosional akan berpengaruh terhadap pengambilan keputusan khususnya masalah dilema etika ?

Kemampuan guru dalam mengelola dan menyadari aspek sosial emosional sangat berpengaruh terhadap pengambilan keputusan, terutama dalam menghadapi dilema etika. Dengan kesadaran sosial emosional yang baik, guru dapat lebih peka terhadap emosi, nilai, dan prespektif orang lain, serta mampu mengendalikan emosi pribadi saat menghadapi situasi komplek. Ini memungkinkan guru untuk membuat keputusan yang lebih bijak, adil dan berempati, mempertimbangkan dampak jangka panjang bagi semua pihak yang terlibat. Kesadaran ini juga membantu guru untuk tetap tenang dan objektif, sehingga dapat menghindari keputusan yang didorong oleh emosi sesaat atau karena adanya tekanan eksternal.

Bagaimana pembahasan studi kasus yang fokus pada masalah moral atau etika kembali kepada nilai - nilai yang dianut seorang pendidik ?

Pembahasan studi kasus yang fokus pada masalah moral atau etika secara langsung berkaitan dengan nilai - nilai yang dianut seorang guru. Nilai - nilai pribadi seperti kejujuran, keadilan, empati dan tanggung jawab mempengaruhi bagaimana mereka menganalisis dan memutuskan solusi terhadap masalah moral. Ketika menghadapi studi kasus, pendidik akan menilai situasi berdasarkan prinsip - prinsip yang mereka pegang, memastikan keputusan yang mereka ambil sesuai dengan nilai - nilai tersebut. Ini membantu mereka membuat keputusan yang tidak hanya benar secara etika, namun juga selaras dengan standar moral pribadi dan profesional.

Bagaimana pengambilan keputusan yang tepat, tentunya berdampak pada terciptanya lingkungan yang positif, kondusif aman dan nyaman.

Pengambilan keputusan yang tepat berkontribusi besar terciptanya lingkungan yang positif, aman dan nyaman. Dengan membuat keputusan yang adil, transparan dan berdasarkan nilai - nilai kebajikan yang universal, seorang pemimpin menciptkan suasana dimana semua individu merasa dihargai dan didukung, keputusan yang baik membantu menghindari konflik, meminimalkn ketidakpastian dan membangun kepercayaan diantara anggota komunitas sehingga berdampak positif bagi lingkungan, menciptakan lingkungan yang lebih harmonis dan produktif.

Apakah tantangan - tantangan di lingkungan Anda untuk dapat menjalankan pengambilan keputusan terhadap kasus - kasus dilema etika ini ? Adakah kaitannya dengan perubahan paradigma di lingkungan Anda?

Tantangan dalam pengambilan keputusan terhadap kasus - kasus dilema etika adalah perbedaan nilai dan pandangan diantara rekan sejawat, tekanan untuk mempertahankan tradisi,tekanan dari kelompok tertentu serta resistensi terhadap perubahan. Kaitannya dengan perubahan paradigma dilingkungan seperti penerapan pendekatan yang inklusif dan berpusat pada murid, sering kali memunculkan dilema baru dan membutuhkan adaptasi dalam pengambilan keputusan. Tantangan ini mengharuskan saya untuk tetap berpegang pada nilai - nilai yang kuat guna mencapai keputusan yang etis dan mendukung visi pendidikan yang lebih progresif dan memihak pada murid.

Apakah pengaruh pengambilan keputusan yang kita ambil ini dengan pengajaran yang memerdekakan murid - murid kita ? Bagaimana kita memutuskan pembelajaran yang tepat nuntuk potensi murid kita yang berbeda - beda ?

Pengambilan keputusan yang tepat memungkinkankita menciptakan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi murid, sehingga mereka dapat belajar dengan lebih mandiri dan percaya diri. Untuk memutuskan pembelajaran yang tepat kita perlu memahami karakteristik, minatdan kekuatan murid secara mendalam serta menggunakan pendekatan yang fleksibel dan differensiasi agar setiap murid dapat berekmbang sesuai potensinya masing - masing. Keputusan ini mendukungterciptanyalingkungan belajar yang inklusif dan memerdekaan semua murid.

Bagaimana seorang pemimpin pembelajaran dalam mengambil keputusan dapat mempengaruhi kehidupan atau masa depan murid - muridnya ?

Keputusan yang bijaksana dan berfokus pada pengembangan potensi murid dapat membangun kepercayaan diri dan menginspirasi mereka untuk meraih impian sebaliknya keputusan yang kurang tepat bisa mempengaruhi motivasi murid. Oleh karena itu setiap keputusan yang diambil harus selalu mempertimbangkan dampatnya terhadap pembelajaran, karakter, dan masa depan murid.

Apakah kesimpulan akhir yang dapat Anda tarik dari pembelajaran modul materi ini dan keterkaitannya dengan modul - modul sebelumnya ?

Pengambilan keputusan seorang pemimpin pembelajaran dapat didasari oleh prinsip Pratap Triloka : Ing Ngarso Sung Tuladha ( di depan memberi teladan ), Ing Madya Mangun Karsa ( ditengah memberi semangat ), Tut Wuri Handayani ( dibelakang memberi dorongan ) . Filosofi ini menekankan pentingngnya kepemimpinan yang berbasis nilai, dimana keputusan di mana keputusan diambil dengan integritas, melibatkan orang lain secara kolaboratif, dan mendukung pelaksanaan keputusan dengan dorongan positif. Seorang pemimpin pembelajaran yang menghayati filosofi ini akan membuat keputusan yang tidak hanya adil dan bijakasana, tetapi juga memberdayakan dan menginspirasi murid serta seluruh komunitas sekolah, menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif untuk mengembangkan potensi semua pihak. 

Sejauh mana pemahaman Anda tentang konsep-konsep yang telah Anda pelajari di modul ini, yaitu: dilema etika dan bujukan moral, 4 paradigma pengambilan keputusan, 3 prinsip pengambilan keputusan, dan 9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan. Adakah hal-hal yang menurut Anda di luar dugaan?

Pemahaman tentang konsep - konsep seperti dilema etika , bujukan moral, 4 paradigama pengambilan keputusan, 3 prinsip pengambilan keputusan, dan 9 langka pengambilan dan pengujian keputusan telah memberikan wawasan secara mendalam tentang kompleksitas dalam membuat keputusan yang tepat. Setiap konsep memberikan langkah - langkah yang jelas dan terstuktur untuk menghadapi situasi sulit dengan integritas dan tanggung jawab. Namun yang diluar dugaaan saya adalah betapa seringnya dilema etika muncul dalam praktek sehari - hari sebagai pendidik,dan betapa pentingnya kesadaran diri sera pemahaman yang mendalam terhadap nilai - nilai pribadi dalam proses pengambilan keputusan. 

Sebelum mempelajari modul ini, pernahkah Anda menerapkan pengambilan keputusan sebagai pemimpin dalam situasi moral dilema? Bilamana pernah, apa bedanya dengan apa yang Anda pelajari di modul ini?

Sebelum mempelajari ini saya pernah  menerapkan pengambilan keputusan hanya melihat aturan yang perlu saya taati atau hanya melihat dampak yang akan ditimbulkan pada keputusan tersebut. Ternyata setelah saya modul ini terdapat prinsip - prinsip pengambilan keputusan yang perlu saya pelajari lebih dalam. Bahkan dulu saya tidak mengetahui tentang dilema etika dan bujukan moral . Sekarang saya paham bahwa pengambilan keputusan perlu langkah - langkah yang matang dan komplek.

Bagaimana dampak mempelajari konsep  ini buat Anda, perubahan  apa yang terjadi pada cara Anda dalam mengambil keputusan sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran modul ini?

Sangat besar dampaknya bagi saya, sebelumnya mempelajari konsep ini pengambilan keputusan hanya berdasarkan benar atau salah , ada atau tidak ada pelanggaran aturan serta dampak yang akan ditimbulkan. Namun sesudah saya mempelajari modul ini saya menjadi lebih memahami bahwa terdapat 4 prinsip dalam pengambilan keputusan yang perlu kita pertimbangkan, pengambilan keputusan juga dianjurkan menggunakan 9 langkah yang didalamnya terdapat pengujian. Hal tersebut tentunya diharapkan menjadi langkah terbaik untuk mengambilsebuah keputusan agar memberikan  dampak baik yang lebih luas dalam jangka waktu yang panjang.

Seberapa penting mempelajari topik modul ini bagi Anda sebagai seorang individu dan Anda sebagai seorang pemimpin?

Sangat penting, modul ini merupakan bekal utama kita sebagai pemimpin pembelajaran. Seorang pemimpin harus bijaksana dalam mengambil sebuah keputusan. Seorang pemimpin haruslah memiliki pondasi yang kuat agar tidak mudah diombang - ambingkan orang lain dalam pengambilan keputusan.


Terima Kasih

Ulasan

  1. Dari artikel ini terlihat satu pemahaman yang utuh terkait dengan pengambilan keputusan berdasarkan nilai nilai kebajikan. Terima kasih sangat menginspirasi.

    BalasPadam
  2. Materi sangat jelas dan runtut bu, sangat menginspirasi

    BalasPadam

Catat Ulasan